This is a modified jumbotron that occupies the entire horizontal space of its parent.
“Konten website menjadi salah satu Bagian Paling Lama dalam Pengerjaan Proyek Website.” (Andoyo – Jemari Edu)
Di posting sebelumnya Anda sudah belajar bagaimana mempersiapkan Proposal dan Kontrak Kerja.
Nah, pada tahap ini Anda mulai bekerja. Anda akan belajar mempersiapkan konten apa saja yang harus Anda minta ke client atau Anda buat sendiri untuk membuat sebuah website Company Profile.
Buatlah list kebutuhan konten ini, kemudian kirimkan ke Client. Tanyakan kapan konten tersebut bisa tersedia.
Nah, agar nyambung silakan membaca ini dulu yah:

Kursus Website Jemari Edu
Tanyakan ke client apa nama website dan slogan yang akan digunakan. Contoh:
atau Misalnya Jemari Edu – Pusat Kursus Desain, Web, Programming & Statistik. Nah, silakan diskusikan dengan client sebaik-baiknya.

Kursus Website Jemari Edu
Mintalah ke client Logo & Icon yang akan digunakan di dalam website mereka. Mintalah logo dengan resolusi setidaknya 1.080 pixel, atau bahkan jika memiliki file vectornya, mintalah. Logo & icon dengan format vector tentu lebih mudah untuk Anda olah.

Kursus Website Jemari Edu
Profil website atau About Us dari website harus ada. Mintalah antara lain:

Kursus Website Jemari Edu
Minta juga data produk & layanan mereka, yang meliputi:
Mintalah mereka untuk menyiapkan konten tersebut sebaik-baiknya.

Kursus Website Jemari Edu
Minta setidaknya 2 konten berita/article untuk mengisi website yang isinya berkaitan erat dengan website yang akan dibangun:
Panjang artikel ini setidaknya 2 paragraf.

Kursus Website Jemari Edu
Mintalah file-file pendukung website, antara lain:

Kursus Website Jemari Edu
Client biasanya sudah pernah mengerjakan pekerjaan sesuai produk & layanan yang mereka miliki. Mintalah data-data client & informasi atas portofolio tersebut.
Mintalah nama client mereka, nama pekerjaan, deskripsi ringkasnya jika perlu dan foto-fotonya.

Kursus Website Jemari Edu
Silakan Follow, Spam dan Comment di Instagram kami (https://www.instagram.com/javawebmedia/).
Lalu kirim bukti ke: 0857 1510 0485
Minification is the process of minimizing code and markup in your web pages and script files. It’s one of the main methods used to reduce load times and bandwidth usage on websites.

CSS Minify – Kursus Web Jemari Edu
Minification dramatically improves site speed and accessibility, directly translating into a better user experience. It’s also beneficial to users accessing your website through a limited data plan and who would like to save on their bandwidth usage while surfing the web.
Sumber: https://www.imperva.com/learn/performance/minification

Kode dikompres – Kursus Web Jemari Edu
Nama “.min” sebelum ekstensi file (misal bootstrap.min.css atau bootstrap.min.js) menunjukkan dia adalah “minify version” yang artinya?
Ada banyak alasan kenapa saat Anda membuat web sebaiknya menggunakan CSS & Javascript versi minify.
Nah, kali ini Jemari Edu akan menjelaskannya kenapa. Postingan berikutnya kita akan bahas bagaimana “Cara membuat minify CSS & Javascript” yaa.

Ukuran File Jadi Kecil – Kursus Web Jemari Edu
File CSS & JavaScript yang di-minify pasti ukurannya lebih kecil. Hampir semua spasi, komentar dan dokumentasi akan dibuang saat dilakukan “minification“, sehingga file lebih compact.
Dengan minification ukuran Javascript bisa 48% lebih kecil dan CSS bisa 60% dari ukuran asli. Mantap kan?

Lebih cepat diakses – Kursus Web Jemari Edu
Karena ukuran file menjadi kecil, maka loading website menjadi lebih cepat. Ini adalah salah satu teknik Front End Optimization (FEO). Dampaknya, ukuran website secara keseluruhan juga akan lebih kecil dan ringan.

Hemat Bandwidth – Kursus Web Jemari Edu
Karena ukuran file menjadi kecil, space hosting/server Anda menjadi lebih lega. Bandwidth juga jadi lebih hemat.

Online Store – Kursus Web Jemari Edu
Mau kursus web bikin Toko Online? Kursus di Jemari Edu aja ya.
Banyak teman-teman Programmer pemula yang belum memiliki keberanian untuk mulai menerima proyek website. Mudah-mudahan dengan Tips sederhana ini, teman-teman semua mulai berani Belajar yang dibayarin dengan menerima Proyek Web.
Semoga Bermanfaat ya.
Untuk mendapatkan Konsultasi & Contoh dokumen pendukung (Kontrak, Proposal, Catatan Kebutuhan dll), silakan kontak:
Andoyo (085715100485)

#1 Catat kebutuhan client
Diskusikan kebutuhan dari client yang sesungguhnya.
NOTE: Hindari memberikan perkiraan biaya pada client di tahap ini. Lihat #2 Buat estimasi biaya

#2 Buat Estimasi Biaya
Setelah berhasil memetakan kebutuhannya, buatlah estimasi biaya.
NOTE: Jika client bertanya berapa biayanya. Jawab “Kami akan kirimkan proposal ya pak/bu”.

#3 Kirimkan Proposal
Buat penawaran dengan Proposal yang menarik. Isinya minimal adalah:

#4 Perjanjian Kerjasama
Setelah Proposal Disetujui dan Disepakati besaran biaya dari proyek, maka buatlah Kontrak kerja. Isinya minimal adalah?
Biasanya kontrak kerja sederhana antara 1-2 halaman A4. Ga banyak kan? Bisa menggunakan materai, bisa juga tidak. Sepakati bersama saja dengan client ya. Buat minimal 2 salinan kontrak kerja, 1 untuk Anda dan 1 untuk client.

#5 Buat Invoice yang Baik
Hindari menagih client hanya dengan melalui telepon atau pesan chatting (misal via WA).
Maka, buatlah invoice yang baik. Sekaligus untuk branding diri Anda. Isinya minimal:

#6 Laporkan Perkembangan
Selalu laporkan perkembangan pekerjaan Anda. Jangan menunggu client menelpon Anda baru membuat laporan.
Mulailah belajar membuat pola atau format laporan yang menjadi ciri khas Anda. Bisa via chat atau bahkan dengan file PDF yang menarik.

#7 Training & Manual Book
nda tentu akan capek jika setelah serah terima Client atau staffnya berkali-kali menelpon Anda menanyakan bagaimana cara mengupdate websitenya. Ga enak kan? Oleh karena itu:
Ini akan mempermudah pekerjaan Anda mendatang

#8 Serah Terima Pekerjaan
Akhirnya selesai juga proyeknya. Nah saatnya menyerahkan hasil pekerjaan Anda kepada client.
Apa saja yang sebaiknya Anda serahkan?

#9 Berdoa & Bersyukur
Selalu berdoa dan bersyukur, telah diperkenalkan pada Client yang baik.
Diberi kesempatan untuk belajar sekaligus bekerja. Maka sudah sepatutnya kita Selalu Berdoa dan Bersyukur pada Tuhan Yang Maha Esa.
PINUS dimulai dari inisiasi beberapa pendiri yang memulai gerakan sejak tahun 2006, dengan kegiatan utama melakukan pemberdayaan umat. Beberapa orang perintis PINUS melakukan berbagai kegiatan-kegiatan kemasyarakatan seperti pembinaan masyarakat di Garut, 5 Ulu Palembang dan Mariso Makasar dalam bentuk pemberian donasi, pembinaan balita sehat, pembuatan perpustakaan terapung di 5 Ulu, pelatihan kesenian Marawis anak-anak, dan pembinaan ekonomi yang dilakukan secara swadaya hingga saat ini. Iden pendirian PINUS sebagai sebuah lembaga merupakan sebuah strategi untuk mencapai tujuan yang dicita-citakan yaitu terciptanya kesejahteraan masyarakat.