Berita Pinus

This is a modified jumbotron that occupies the entire horizontal space of its parent.

...
admin
Monday, 05 January 2026
Berita

testing

tetsiuhuiy lkjniuh kniahb iuhiuhaibiuh iuiuh

...
admin
Tuesday, 22 September 2020
Updates

7 Konten Website Company Profile yang Harus Anda Minta ke Client (atau Anda Buat)

“Konten website menjadi salah satu Bagian Paling Lama dalam Pengerjaan Proyek Website.”  (Andoyo – Jemari Edu)

Di posting sebelumnya Anda sudah belajar bagaimana mempersiapkan Proposal dan Kontrak Kerja. 

Nah, pada tahap ini Anda mulai bekerja. Anda akan belajar mempersiapkan konten apa saja yang harus Anda minta ke client atau Anda buat sendiri untuk membuat sebuah website Company Profile.

Buatlah list kebutuhan konten ini, kemudian kirimkan ke Client. Tanyakan kapan konten tersebut bisa tersedia.

Nah, agar nyambung silakan membaca ini dulu yah:

  1. Tips Menerima Proyek Website untuk Pemula
  2. #1 Catat Kebutuhan Client: 6 Pertanyaan yang harus diajukan ke Client
  3. #2 Buat Estimasi Biaya: 6 Biaya Proyek Website yang Harus Dihitung oleh Web Programmer Pemula
  4. #3 Kirimkan Proposal: 5 Isi Proposal Website untuk Calon Client
  5. #4 Perjanjian Kerjasama: 4 Isi Kontrak Kerja

Kursus Website Jemari Edu

#1 Nama website & Slogannya

Tanyakan ke client apa nama website dan slogan yang akan digunakan. Contoh:

  • Nama website: Dokter Mobil
  • Slogan: Bengkel Mobil Terdekat – Spesialis Upgrade Performance

atau Misalnya Jemari Edu – Pusat Kursus Desain, Web, Programming & Statistik. Nah, silakan diskusikan dengan client sebaik-baiknya.

Kursus Website Jemari Edu

#2 Logo & Icon Website

Mintalah ke client Logo & Icon yang akan digunakan di dalam website mereka. Mintalah logo dengan resolusi setidaknya 1.080 pixel, atau bahkan jika memiliki file vectornya, mintalah. Logo & icon dengan format vector tentu lebih mudah untuk Anda olah.

Kursus Website Jemari Edu

#3 Data Profil Website

Profil website atau About Us dari website harus ada. Mintalah antara lain:

  • Sejarah/profil
  • Visi & Misi
  • Kontak (alamat, telepon, HP, email dst)
  • Link akun media sosial
  • Team (Nama, foto, jabatan & deskripsi)
  • Value (nilai lebih) perusahaan
  • Data brand color (warna resmi) perusahaan. Misal Indosat identik dengan warna hijau dan kuning dst
  • Dan konten pendukung lainnya

Kursus Website Jemari Edu

#4 Produk & Layanan

Minta juga data produk & layanan mereka, yang meliputi:

  • Nama produk/layanan
  • Harga produk/layanan
  • Deskripsi ringkas & lengkapnya
  • Harga/Biaya produk & layanan
  • Kategori Produk
  • Gambar/Video pendukung produk/layanan yang akan dipasarkan

Mintalah mereka untuk menyiapkan konten tersebut sebaik-baiknya.

Kursus Website Jemari Edu

#5 Berita & Article

Minta setidaknya 2 konten berita/article untuk mengisi website yang isinya berkaitan erat dengan website yang akan dibangun:

  • Judul artikel/berita
  • Deskripsi artikel/berita
  • Kategori artikel/berita
  • Gambar/Video artikel/berita

Panjang artikel ini setidaknya 2 paragraf.

Kursus Website Jemari Edu

#6 File Pendukung

Mintalah file-file pendukung website, antara lain:

  • Foto-foto aktivitas perusahaan
  • Video
  • File-file pendukung (Misal: Pricelist, Leaflet, Brosur dsb)
  • Gambar-gambar ilustrasi
  • Dsb

Kursus Website Jemari Edu

#7 Portofolio Client

Client biasanya sudah pernah mengerjakan pekerjaan sesuai produk & layanan yang mereka miliki. Mintalah data-data client & informasi atas portofolio tersebut.

Mintalah nama client mereka, nama pekerjaan, deskripsi ringkasnya jika perlu dan foto-fotonya.

Kursus Website Jemari Edu

Butuh contoh Dokumen Lengkap Tips Menerima Proyek Website untuk Pemula?

Silakan Follow, Spam dan Comment di Instagram kami (https://www.instagram.com/javawebmedia/).

Lalu kirim bukti ke: 0857 1510 0485

...
admin
Tuesday, 22 September 2020
Berita

3 Alasan Kenapa CSS & JS sebaiknya di-Minify?

Minification is the process of minimizing code and markup in your web pages and script files. It’s one of the main methods used to reduce load times and bandwidth usage on websites.

CSS Minify – Kursus Web Jemari Edu

Minification dramatically improves site speed and accessibility, directly translating into a better user experience. It’s also beneficial to users accessing your website through a limited data plan and who would like to save on their bandwidth usage while surfing the web.

Sumber: https://www.imperva.com/learn/performance/minification

Kode dikompres – Kursus Web Jemari Edu

Kenapa “.min”?

Nama “.min” sebelum ekstensi file (misal bootstrap.min.css atau bootstrap.min.js) menunjukkan dia adalah “minify version” yang artinya?

  • Kode telah dikompres, bahkan spasi pun dibuang
  • Ukuran file jadi lebih kecil dibanding dengan yang “Non Minify

Sebaiknya gunakan “minify”

Ada banyak alasan kenapa saat Anda membuat web sebaiknya menggunakan CSS & Javascript versi minify.

Nah, kali ini Jemari Edu akan menjelaskannya kenapa. Postingan berikutnya kita akan bahas bagaimana “Cara membuat minify CSS & Javascript” yaa.

Ukuran File Jadi Kecil – Kursus Web Jemari Edu

#1 Ukuran File Jadi Kecil

File CSS & JavaScript yang di-minify pasti ukurannya lebih kecil. Hampir semua spasi, komentar dan dokumentasi akan dibuang saat dilakukan “minification“, sehingga file lebih compact.

Dengan minification ukuran Javascript bisa 48% lebih kecil dan CSS bisa 60% dari ukuran asli. Mantap kan?

Lebih cepat diakses – Kursus Web Jemari Edu

#2 Website jadi lebih cepat diakses

Karena ukuran file menjadi kecil, maka loading website menjadi lebih cepat. Ini adalah salah satu teknik Front End Optimization (FEO)Dampaknya, ukuran website secara keseluruhan juga akan lebih kecil dan ringan.

Hemat Bandwidth – Kursus Web Jemari Edu

#3 Hemat Bandwith dan Space Hosting/Server

Karena ukuran file menjadi kecil, space hosting/server Anda menjadi lebih lega. Bandwidth juga jadi lebih hemat.

Online Store – Kursus Web Jemari Edu

Mau kursus?

Mau kursus web bikin Toko Online? Kursus di Jemari Edu aja ya.

...
admin
Tuesday, 22 September 2020
Berita

TIPS MENERIMA PROYEK WEBSITE UNTUK PEMULA

Kenapa ada Tips ini?

Banyak teman-teman Programmer pemula yang belum memiliki keberanian untuk mulai menerima proyek website. Mudah-mudahan dengan Tips sederhana ini, teman-teman semua mulai berani Belajar yang dibayarin dengan menerima Proyek Web.
Semoga Bermanfaat ya.

Untuk mendapatkan Konsultasi & Contoh dokumen pendukung (Kontrak, Proposal, Catatan Kebutuhan dll), silakan kontak:
Andoyo (085715100485)

#1 Catat kebutuhan client

#1 Catat kebutuhan client

Diskusikan kebutuhan dari client yang sesungguhnya.

  • Tanyakan kebutuhannya apa saja, mulai dari websitenya untuk apa, fiturnya apa dsb. Jika ada yang kurang jelas, tanyakan.
  • Buat Catatan dari hasil diskusi tersebut
  • Bagikan Catatan tersebut kepada calon client, minta respon dan feedbacknya untuk mengkonfirmasi kebutuhan.

NOTE: Hindari memberikan perkiraan biaya pada client di tahap ini. Lihat #2 Buat estimasi biaya

#2 Buat Estimasi Biaya

#2 Buat Estimasi Biaya

Setelah berhasil memetakan kebutuhannya, buatlah estimasi biaya.

  • Hitung waktu pengerjaan per-fitur dari aplikasi/website tersebut. Konversi dalam jam.
  • Hitung kira-kira Anda mau dibayar berapa perjam dalam mengerjakan website tersebut
  • Buat akumulasi dari perhitungan biaya tersebut ditambah minimal 30%. Misal Anda menghitung totalnya Rp.1.000.000, maka nilai proyeknya minimal adalah Rp.1.300.000

NOTE: Jika client bertanya berapa biayanya. Jawab “Kami akan kirimkan proposal ya pak/bu”.

#3 Kirimkan Proposal

#3 Kirimkan Proposal

Buat penawaran dengan Proposal yang menarik. Isinya minimal adalah:

  • Halaman Cover yang bagus
  • Surat penawaran. Buat minimal 2 pilihan harga, misal: Paket 1 Website Lengkap Rp. 1.300.000, lalu Paket 2 Website Lengkap & Hosting Unlimeted Rp. 2.000.000, dan Paket 3 Website Lengkap, Hosting Unlimited & Manual Book/Traing Rp. 2.500.000 dst. Ini membuat client memilih dengan bantuan Anda
  • Kirimkan proposal dengan baik dan sopan. Beri tahu calon client jika sudah dikirim.
  • Proposal dikirim sebaiknya tidak lebih dari 3 hari sejak diskusi kebutuhan dilakukan

#4 Perjanjian Kerjasama

#4 Perjanjian Kerjasama

Setelah Proposal Disetujui dan Disepakati besaran biaya dari proyek, maka buatlah Kontrak kerja. Isinya minimal adalah?

  • Skup pekerjaan, buat rincian mendetail.
  • Durasi Pekerjaan, misalnya 30 hari
  • Termin Pembayaran, misalnya 2x pembayaran. DP Awal 50% dan 50% setelah serah terima.
  • Sepakati jika ada pekerjaan tambahan bagaimana? Tambah biayakah?

Biasanya kontrak kerja sederhana antara 1-2 halaman A4. Ga banyak kan? Bisa menggunakan materai, bisa juga tidak. Sepakati bersama saja dengan client ya. Buat minimal 2 salinan kontrak kerja, 1 untuk Anda dan 1 untuk client.

#5 Buat Invoice yang Baik

#5 Buat Invoice yang Baik

Hindari menagih client hanya dengan melalui telepon atau pesan chatting (misal via WA).
Maka, buatlah invoice yang baik. Sekaligus untuk branding diri Anda. Isinya minimal:

  • Ditujukan ke siapa? Tulis nama client dengan benar
  • Tagihan Termin keberapa? Lihat Kontrak Kerja
  • Besar tagihan berapa? Tulisa angka dan terbilangnya. Mis: Rp. 1.000 (Seribu rupiah)
  • Itu Duit Dikirim kemana? Cantumkan nomor rekening lengkap jika pembayaran diharapkan via transfer
  • Tanda tangan dan nama jelas Anda

#6 Laporkan Perkembangan

#6 Laporkan Perkembangan

Selalu laporkan perkembangan pekerjaan Anda. Jangan menunggu client menelpon Anda baru membuat laporan.

  • Buat Periode Laporan, misalnya 3 hari sekali
  • Tetap Laporkan Meskipun tidak ada perkembangan.
  • Selalu berkomunikasi dan diskusikan dengan client jika ada kesulitan yang Anda alami.
  • Selesaikan dengan bertanggung jawab. Selesaikan pekerjaan Anda, bahkan jika terpaksa harus dilimpahkan ke orang lain, selesaikan dengan baik-baik.

Mulailah belajar membuat pola atau format laporan yang menjadi ciri khas Anda. Bisa via chat atau bahkan dengan file PDF yang menarik.

#7 Training & Manual Book

#7 Training & Manual Book

nda tentu akan capek jika setelah serah terima Client atau staffnya berkali-kali menelpon Anda menanyakan bagaimana cara mengupdate websitenya. Ga enak kan? Oleh karena itu:

  • Sediakan Training Client/Staff, ini bisa Anda cantumkan dalam estimasi harga. Perhitungkan biaya training staff.
  • Buat Manual Book atau bahkan Video Panduan cara mengoperasikan website yang Anda buat yang bisa diakses langsung di website mereka.

Ini akan mempermudah pekerjaan Anda mendatang

#8 Serah Terima Pekerjaan

#8 Serah Terima Pekerjaan

Akhirnya selesai juga proyeknya. Nah saatnya menyerahkan hasil pekerjaan Anda kepada client.
Apa saja yang sebaiknya Anda serahkan?

  • Data Akses Username Password akun Hosting dan website
  • Source Code, semuanya. Berikan kepada client
  • Dokumentasi Pekerjaan, mulai dari foto, kontrak dll
  • Manual Book dan Video Panduan (jika ada). Serahkan kepada client. Bila perlu cetak Manual Book tadi.
  • Jaga selalu Hubungan Baik dengan client

#9 Berdoa & Bersyukur

#9 Berdoa & Bersyukur

Selalu berdoa dan bersyukur, telah diperkenalkan pada Client yang baik.
Diberi kesempatan untuk belajar sekaligus bekerja. Maka sudah sepatutnya kita Selalu Berdoa dan Bersyukur pada Tuhan Yang Maha Esa.

PINUS
Tentang Kami

PINUS dimulai dari inisiasi beberapa pendiri yang memulai gerakan sejak tahun 2006, dengan kegiatan utama melakukan pemberdayaan umat. Beberapa orang perintis PINUS melakukan berbagai kegiatan-kegiatan kemasyarakatan seperti pembinaan masyarakat di Garut, 5 Ulu Palembang dan Mariso Makasar dalam bentuk pemberian donasi, pembinaan balita sehat, pembuatan perpustakaan terapung di 5 Ulu, pelatihan kesenian Marawis anak-anak, dan pembinaan ekonomi yang dilakukan secara swadaya hingga saat ini.  Iden pendirian PINUS sebagai sebuah lembaga merupakan sebuah strategi untuk mencapai tujuan yang dicita-citakan yaitu terciptanya kesejahteraan masyarakat.

Kontak
Hubungi kami untuk pertanyaan, kerjasama, atau informasi lebih lanjut mengenai EFT Indonesia.